Assalamu'alaikum Wr.Wb!
Hallo Sahabat belajar dimanapun berada,Semoga kita senantiasa memanjatkat puji dan syukur kepada Allah SWT ,karena hingga detik ini kita masih diberi nikmat kehidupan.Nah kali ini saya akan berbagi informasi tentang bagaimana menariknya proses pembelajaran dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada dirumah belajar dan mengkombinasikan dengan berbagai inovasi pembelajaran dan model pembelajaran.
Pada kesempatan kali ini saya mengkombinasikan fitur laboratorium maya dengan model pembelajaran quantum.Istilah "Quantum" diambil dari ilmu fisika yang berarti interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Maksudnya dalam pembelajaran quantum,terjadi pengubahan interaksi-interaksi dalam proses kegiatan pembelajaran yaitu mengubah kemampuan dan bakat alamiah guru dan siswa menjadi cahaya yang bermanfaat bagi kemajuan dalam terciptanya belajar secara efektif dan efesien.Pembelajaran quantum sebagai salah satu model,strategi dan pendekatan pembelajaran khususnya menyankut keterampilan guru dalam merancang,mengembangkan dan mengelola sistem pembelajaran sehingga guru mampu menciptakan suasana pembelajaran yang efektif,menggairahkan,dan memiliki keterampilan hidup(Kaifa,1999). Dengan demikian model pembelajaran kuantum ini merupakan bentuk inovasi pengubahan bermacam-macam interaksi yang ada didalam dan di sekitar momen belajar.
Perintis,pencetus dan pengembang utama pembelajaran quantum adalah Bobbi DePorter,seorang ibu rumah tangga yang kemudian menggeluti bidang pembelajaran.Bobbi DePorter mengembangkan prinsip dan strategi pembelajaran quantum.
Lima Prinsip pembelajaran quantum :
- Segalanya berbicara, maksudnya adalah seluruh lingkungan kelas hendaknya dirancang untuk dapat membawa pesan belajar yang dapat diterima oleh siswa, ini berarti rancangan kurikulum dan rancangan pembelajaran guru, informasi, dan bahasa tubuh, kata-kata, tindakan, gerakan, dan seluruh kondisi lingkungan haruslah dapat berbicara membawa pesan-pesan belajar bagi siswa.
- Segalanya bertujuan, maksudnya semua penggubahan pembelajaran tanpa terkecuali harus mempunyai tujuan-tujuan yang jelas dan terkontrol. Sumber dan fasilitas yang terlibat dalam setiap pembelajaran pada prinsipnya untuk membantu perubahan perilaku kognitif, afektif, dan psikomotor.
- Pengalaman sebelum pemberian nama, maksudnya sebelum siswa belajar memberi nama (mendefinisikan, mengkonseptualisasi, membedakan, mengkategorikan,) hendaknya telah memiliki pengalaman informasi yang terkait dengan upaya pemberian nama tersebut.
- Mengakui setiap usaha, maksudnya semua usaha belajar yang telah dilakukan siswa harus memperoleh pengakuan guru dan siswa lainnya, pengakuan ini penting agar siswa selalu berani melangkah ke bagian berikutanya dalam pembelajaran.
- Merayakan keberhasilan, maksudnya setiap usaha dan hasil yang diperoleh dalam pembelajaran pantas dirayakan. Perayaan ini diharapkan memberi umpan balik dan motivasi untuk kemajuan dan peningkatan hasil belajar berikutnya
Kemudian Bobbi Deporter (1992),mengembangkan strategi pembelajaran quantum melalui istilah TANDUR,yaitu :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar